Pemberian Grasi untuk Pembunuh Sadis di Pekanbaru Dikritik
Pemberian grasi oleh Presiden Jokowi terhadap pelaku pembunuh sadis dan biadab Dwi Trisna Firmansyah (27) dinilai mencederai rasa keadilan, terutama di dalam masyarakat Riau. Sebab, Dwi membunuh korbannya saat salat subuh.
0 Response to "Pemberian Grasi untuk Pembunuh Sadis di Pekanbaru Dikritik"
Posting Komentar